“Di akhir perjalan kita di Gunung
Kidul, kita menutupnya dengan mampir ke ikon Gunung Kidul, Pantai.”
Walupun hanya dua pantai yang sempat kita kunjungi, tapi itu sudah cukup
membuat saya mengagendakan untuk suatu hari kembali lagi ke Pantai Gunung Kidul
dan bertujuan hanya untuk menyusuri pantai. Pantainya keren, man !
Memang jarak pantainya cukup jauh dari kota Wonosari dan dari tempat kita
berangkat, Goa Pindul. Tak kurang dari 1 jam untuk mencapai pantai. Terus
menyusuri jalanan desa menuju selatan dengan mengikuti plang bertuliskan
“Pantai Baron”. Karena lelah dan ngantuk setelah mandi di sungai, konsentrasi
berkendara pun agak berkurang. Masjid di pinggir jalan pun jadi tempat kita
melepas lelah sejenak.
| Kita |
Untuk mencapai pantai jalanannya adalah jalanan desa. Akhirnya plang pun
berubah di sebuah pertigaan, dari yang tadinya hanya “Pantai Baron”, kali ini
sudah di split menjadi “Pantai
Sundak” dan “Pantai Baron”. Karena pacar saya sudah pernah ke Pantai Baron,
jadilah kita memilih Pantai Sundak.
Hutan-hutan jati menghiasi kanan kiri jalanan menuju Pantai Sundak. Sesekali
perkampungan dan sawah-sawah. Penjaja belalang banyak disana, belalang besar
berukuran sebesar jari telunjuk orang dewasa digantung-gantung disana. Ada yang
masih mentah dan sudah dalam plastik dan berbumbu. Motonya yaitu “Manis, Gurih,
Pedas”.