“Libur Natal 2013 teman-teman pada mudik ke keluarganya masing-masing. Karena saya agak nyeleneh, saya malah mudik ke keluarga teman saya”
| Jamur |
Karena ingin menambah daerah jajahan di Jawa Barat, saya ikut teman kos
saya Hilmi ke kampungnya di Cianjur. Pulang kerja langsung kami menuju pool
Primajasa di Cililitan untuk ke Bandung dulu. Paginya baru ke Cianjur pakai
motor.
Kami naik bus jurusan Jakarta – Tasik dan turun di tengah Tol Cipularang
yaitu di Cimareme. Saya tidak tahu itu daerah Bandung bagian mana. Ada satu
lagi teman saya, Tanzah, yang bareng di bus karena dia mau mudik ke Tasik. Ke
keluarganya sendiri, lho, bukan keluarga orang lain.
Yang lucu adalah saat naik bus. Tanzah yang seorang Milanisti (fans AC
Milan) dan sudah lengkap dengan syal AC Milan, tiba-tiba saat naik bus
mengumpat “Anjir Inter !”. Baru sadar kami ternyata bangku busnya pakai sarung
berlambang Inter Milan. Hahaha! Mungkin rasanya sudah pingin dibakar itu bus
sama dia.
Sampai jam 11 malam di rumah Hilmi, saya sempatkan makan dan blogging
sedikit kemudian tepar.
Paginya kami berangkat menuju Cianjur. Saya baru tahu kalau keluarga si
Hilmi juga menuju Cianjur dengan bus. Jalan menuju Cianjur dari Bandung yaitu
lewat Padalarang yang jalurnya sama seperti jalur Bandung – Purwakarta tanpa
lewat tol.
Perjalanan 3 jam kami jeda dengan istirahat di deretan penjual cincau di
perbatasan Kabupaten Cianjur. Nikmatnya minum cincau lesehan di trotoar.
Katanya, disana tadinya hanya satu penjual, tapi seperti orang Indonesia pada
umumnya, terus bertambah dan jadilah deretan penjual cincau. Hanya 4000 satu
gelas sudah cukup mengurai kelelahan duduk di motor.

