Minggu, 03 Juni 2012

Kritik pada ATM B*N


Kritik saya pada mesin ATM sebuah Bank tempat saya menabung (Bank B*N) yaitu pada penyediaan resi transaksi. Mungkin banyak yang tidak peduli atau memperhatikan, tetapi saya melihat ada yang tidak benar dalam penyediaan resi. Di bank tersebut setiap kita menarik uang kita akan diberikan resi yang langsung tercetak secara otomatis pada kertas. Bagitu juga jika kita hanya akan menge-cek saldo. Mungkin hal itu biasa saja, tapi hal itu menjadi salah karena di dalam ruang ATM itu tempat sampah yang disediakan menjadi penuh oleh resi yang oleh beberapa orang lebih memilih untuk membuangnya setelah melihat berapa sisa saldo mereka, contohnya saya. Lalu bagaimana jika ada orang yang mengecek saldo lalu menarik uang sebanyak 2 kali karena keterbatasan jumlah penarikan, maka akan ada 3 resi yang dibuang oleh orang tersebut dalam sekali transaksi. Dan itu hanya akan membuang-buang kertas dan mengotori ruang ATM.

Sebelum menabung di bank tersebut saya memiliki rekening di Bank Ma*d*ri dan menggunkan fasilitas ATM-nya. Di Bank ini seusai mengambil uang atau cek saldo akan diberikan opsi untuk hanya mencetak sisa saldo di layar atau di-print di kertas. Sehingga bagi yang hanya ingin tahu berapa sisanya tidak perlu mengotori ruang ATM tersebut dengan resi yang kemudian dibuang setelah tahu sisa saldonya. 

Tidak ada komentar :

Posting Komentar