Minggu, 11 Januari 2015

Jogja (3) - Tipuan-tipuan yang Menyenangkan

Malam Minggu. Kata orang malam yang menyenangkan. Dan kita juga orang, jadi  kita merasakan hal yang sama. Walaupun lelah setelah perjalanan jauh Semarang-Kalibiru, ditambah hujan sepanjang jalan menuju kota Jogja. Namun, semua tetap menyenangkan karena ini malam Minggu, dan karena kita masih punya agenda di Jogja.

Tembok Cina
Tujuan kita adalah Museum De Mata Trick Eye. Secara harfiah dari nama museumnya, museum itu berarti tipuan mata. Benar, karena disana berisi tipuan-tipuan visual. Museum ini terletak di area basement XT Square, Jalan Veteran Jogjakarta.

Saat tiba di lokasi, sekitar pukul 8 malam, saya agak canggung karena areanya sepi. Jadi seperti tempat hiburan dengan mainan anak-anak dan stand-stand baju serta makanan, namun hampir semuanya tutup. Ditambah disana tidak ada parkir resmi. Tapi di jadwal buka musemumnya memang sampai jam 10 malam. Di belakang area sepi itulah ternyata museum itu tampak sepi juga, mungkin karena sudah malam dan hujan. Tapi karena sepi jadi lebih bisa puas untuk berfoto karena tidak perlu mengantri dan terganggu oleh pengunjung lain.


Satu-satunya tujuan orang datang kesana, saya rasa adalah untuk foto dan menipu orang di media sosial. Jadi, di museum itu terdapat sekitar 120 gambar 3D art dengan berbagai tema. Mulai dari alam, budaya, tempat-tempat di dunia, momen-momen romantis, olahraga, bahkan superhero. Semua gambar yang dipajang di sana memang objek foto. Pengunjung harus berpose di depan setiap gambar dan diambil fotonya melalui angel yang sudah dicontohkan untuk medapatkan gambar yang hidup.

Lahar
Kita (80% Winda, 20% Saya) juga tak  ketinggalan bereksperimen pada objek-objek yang ditata sedemikian rupa letaknya meyerupai labirin. Mulai dari berfoto di tembok cina, duduk di depan menara Eiffel, melawan semburan naga, melawan Hulk, hingga kencing di urinoir. Gambar yang dihasilkan benar-benar menipu mata. Kita seakan masuk dan menyatu pada gambar-gambar itu. Itulah seni yang dikenal dengan visual 3D Art. Ada satu gambar romantis yang kita coba berdua, yaitu kita berpayungan bersama. Namun, bukannya romantis, saat kita saling berpandangan lama. Kita malah ketawa-ketawa.

Dari sekian foto, ternyata benar saja ada yang berhasil menipu orang di media sosial. Foto itu menampilkan Winda sedang berpose andalannya, “Pose as a Yoga-girl”. Namun dengan pose yang pada kenyataanya tidak bisa ia praktekkan. Pose headstand, yaitu berdiri dengan kepala di bawah ditopang oleh kedua tangan. Dalam foto ini ia berhasil melakukannya. Objeknya berupa rumah yang disusun sedemikan rupa sehingga nampak terbalik. Orang cukup tidur lalu di foto dari atas. Dan hasinya, orang itu akan tampak berposisi terbalik. Keren.

Di Instagram saya melihat ada yang berkomentar pada foto ini begini : “Mbak, kamu ikutan latihan Yoga dimana ? Aku latihan tapi gak bisa-bisa headstand.” Ha-ha-ha. Mbak, kamu kena deh! Kena tipuan dari De Mata Trick Eye.

Hasil Penipuan



indrarama

8 January 2015, 14:23

Tidak ada komentar :

Posting Komentar